DIKLAT MENULIS SKENARIO FILM DGN 5 PENULIS TERKENAL


DIKLAT MENULIS SKENARIO FILM  DG PENULIS TERKENAL

INGIN JADI PENULIS SKENARIO FILM/SINETRON? Ikuti Diklat Penulisan Skenario bersama 5 penulis top: Tri Sasongko, Kardy Syaid, Jeremias Nyangoen, Henny Surya, S.Dalimunthe, dll.
Biaya Total Rp.2,8 juta
Hub. STUDIO AKSINEAS. . Blok F No.11 Ruko Sentra Eropa, Kota Wisata, Cibubur, Phn. 021-84976035, 36536533, 08129086288,
 
http://www.aksineas.com

AKSINEAS ACTING & FILM SCHOOL BUKA KELAS ANGKATAN 47


AKSINEAS ACTING & FILM SCHOOL
Segera buka kelas baru, Angkatan 47,
Maret-April 2014
Teman-teman yg minat silahkan daftar di :

STUDIO  : Blok F No.11 Ruko Sentra Eropa, Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat. Phn. 021-84976035, 021-36536533, 08129086288
www.aksineas.com

AKSINEAS ACTING & FILM SCHOOL

Pertumbuhan TV Swasta maupun produksi film Nasional terus meningkat pesat dari tahun ketahun. Kondisi ini membutuhkan aktor & aktris yang berbakat, terampil/terdidik dengan jumlah yang tidak sedikit dan tiada henti-hentinya. Penghasilan yang besar, terus mengalir ke pundit-pundi bintang sinetron yang tidak hanya bermodalkan bakat dan tampang, tetapi dibekali skill dan etos kerja dan ke professionalan.

Dunia film & sinetron telah terbukti memberikan lapangan pekerjaan dan sanggup memberikan “income” yang menggiurkan bagi banyak orang. Pemain sinetron seperti : Duddy Herlino, Deddy Mizwar, Lukman Sardy, Agnes Monica, Shiren Sungkar, Rizky Aditya, Teuku Wisnu, Neysila Mirdad, Baim, Reza Rahadian, Sule, dll, diperkirakan memperoleh penghasilan lebih dari Rp. 300-500 juta per bulan.

Sangat banyak generasi muda yang merasa cantik dan ganteng, berduyun-duyun ingin menjadi bintang sinetron agar menjadi terkenal, silau dengan kehidupan “glamour” dan ingin cepat kaya. Sayangnya, kenyataan yang terlihat di lapangan, kebanyakan dari mereka hanya “ BONEK” (bondo nekat) yang terseret akhirnya menjadi “matang karbit” tanpa dimodali bakat, keuletan, kesungguhan, skill atau ketrampilan sebagai pra-syarat menjadi “pemain” yang benar dan siap pakai. Akibatnya, banyak yang kandas dalam proses waktu, menjadi “figuran abadi “ bahkan sering menjadi korban “oknum” tertentu yang ingin menangguk di air keruh.

AKSINEAS dengan VISI & MISI :”Memajukan Pendidikan & Mencerdaskan Kehidupan Insan Film Indonesia yang teguh memegang komitmen dan prihatin dengan kondisi tersebut. Di sisi lain, terdorong turut memberikan andil bagi meluruskan jalan bagi generasi muda agar menjadi aktor/aktris siap pakai sekaligus melihat peluang bisnis yang besar di dunia film & sinetron.

KENAPA HARUS BELAJAR DI
SEKOLAH AKTING FILM
AKSINEAS
?

  1. AKSINEAS : Memiliki kesiapan menejemen, infrastruktur, pemasaran, asset dan jaringan yang sangat luas di 100 Production House yang sedang aktif memproduksi film dan sinetron dan 15 Biro Iklan yang aktif membuat spot iklan. Dengan tenaga expert, mental, menejemen dan marketing yang kuat, AKSINEAS siap mengembangkan sayap ke dunia pendidikan akting film & sinetron. AKSINEAS tak ingin kehilangan momentum, untuk menancapkan eksistensi yang kokoh pula dalam pendidikan akting khususnya dan dunia “broadcasting” umumnya.

  2. SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS dimotori oleh Kardy Syaid: Lulusan Fakultas Film & televisi Instutut Kesenian Jakarta (IKJ) yang telah malang melintang dengan pengalaman 20 tahun sebagai Sutradara, Penulis Skenario, Produser, Pimpinan Produksi, Editor bahkan, guru akting dan 14 tahun menjadi Wartawan berbagai media pers. Dia memiliki jaringan yang sangat luas di kalangan sutradara, produser, wartawan film dan insan film/sinetron lainnya.

  3. Karena itu system/silabus/modul pelajaran yang akan disusun oleh Kepala Divisi Pendidikan AKTING FILM AKSINEAS benar-benar efektif, berdasarkan pengalaman, dengan prinsip efisiensi waktu dan biaya serta disesuaikan dengan kebutuhan atau prasyarat seorang calon pemain film/sinetron.

  4. DENGAN melibatkan 15 orang instruktur yang terdiri dari Sutradara, Produser dan Pemain film terkenal, berpengalaman belasan bahkan puluhan tahun, dengan prestasi segudang, seperti : IRWAN SIREGAR, TORRO MARGENS, SIGIT HARDADI, DEPI HERLAMBANG, INDRA TIRTANA, JEREMIAS NYANGOEN, KARDY SYAID, ACA HASANUDDIN MT, DICKY IRAWAN, VIKTOR HERMANTO, EKO DARMAWAN, dll tiada keraguan bahwa SEKOLAH AKTING & FILM AKSINEAS memiliki kelebihan pasti yang tak mungkin disamai oleh sekolah akting lainnya. Biasanya sekolah akting yang telah ada, hanya mengandalkan satu dua guru yang bukan praktisi atau hanya karena kebetulan pernah belajar akting atau guru teater di sebuah sanggar.

  5. Dengan melibatkan sutradara dan produser yang sedang aktif memperoduksi film/sinetron, sudah merupakan modal jitu bagi Siswa SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS untuk belajar sambil “dicasting”. Salah satu jalan memudahkan anggota ke lokasi “syuting” atau “segera “terpakai” seusai pendidikan di SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS. Namun keberhasilan seseorang tentu tidak terlepas pula dari bakat, factor “lucky” yang kami tidak bisa berkata “pasti”



Apakah lulusan SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS, dijamin jadi Bintang FILM ATAU SINETRON ?

SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS tidak menjamin seorang siswa menjadi pemain film/sinetron terkenal. AKSINEAS bukan DEPNAKER karena nasib dan masa depan seseorang sangat terpulang kepada usaha, keuletan, “hoky” dan bakat dasar yang bersangkutan. AKSINEAS hanya memberi bekal ilmu/skill yang benar dan berusaha menyalurkan mereka secara benar untuk bisa eksis sebagai “orang film/sinetron

Lulusan sekolah Akting AKSINEAS diberi kesempatan, mau berjuang sendiri atau bergabung dalam manajemen artis, yang akan menyalurkan ke berbagai PH, sementara AKSINEAS juga memiliki RUMAH PRODUKSI sendiri bernama PT. SUAKA KREASINEMA, yang sejak 1992 telah rajin memproduksi sinetron, company profile, documenter, PSA, dll.


MAHALKAH BAGI SISWA MEMBAYAR Rp. 2,8 juta untuk kelas “Basic”  dan Rp. 2,8 juta untuk kelas “Intermediate ?”
Sungguh TIDAK! Kenapa? Sebab : Apabila siswa belajar dengan benar, menyerap ilmu yang diberikan secara baik, sungguh-sungguh dan juga dibekali bakat yang cukup, apalagi mendapat prioritas bantuan oleh BTI ENTERPRISE untuk disalurkan ke dunia film dan sinetron: Maka seluruh biaya yang dikeluarkan itu, tidak hanya berguna untuk seumur hidup tetapi juga akan gampang ditutupi kembali dengan hanya beberapa kali main film. Jika anda sudah eksis, sekali ikut film/sinetron/bintang iklan, biaya Rp. 2,8 juta itu hanya 30% dari jumlah honour satu judul film/sinetron saja.
Haruskah seorang siswa yang telah mengikuti tahap pendidikan “basic” mengikuti pendidikan sampai ke tingkat intermediate ?

Tidak harus. Karena selesai tahap “basic” saja, siswa telah memiliki dasar yang diperlukan bagi seorang calon pemain film/sinetron. Artinya dia sudah bisa “dipakai” Tapi sangat dianjurkan, bila siswa mau bersabar, punya waktu dan punya dana, maka menyelesaikan dulu ke kedua tahap pendidikan sampai ke intermediate, kemudian barulah terjun ke dunia film secara serius dan professional, tentu kualitas dan kesiapan bahkan peluangnya akan jauh lebih baik.


Apakah nama sutradara senior seperti IRWAN SIREGAR, TORRO MARGENS, SIGIT HARDADI, DEPI HERLAMBANG, JEREMIAS NYANGOEN, KARDY SYAID, ACA HASANUDDIN MT, DICKY IRAWAN, VIKTOR HERMANTO, EKO DARMAWAN, benar-benar mengajar dan bertatap muka secara langsung dengan siswa atau AKSINEAS sekedar jual nama mereka belaka ?

Aktor Senior Slamet Rahardjo, turut memberikan ilmunya kepada calon actor-aktris yang belajar di Aksineas


Para instruktur pilihan AKSINEAS telah menyatakan kesediaan lisan atau tulisan, dan terbukti sudah sering mengajar dan menjadi tutor di SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS. AKSINEAS sangat bertanggung jawab untuk menghadirkan mereka sesuai jadwal dan tentunya akan dicarikan pengganti dengan instruktur setara, kalau benar-benar yang bersangkutan berhalangan untuk mengajar, dengan alasan yang masuk akal.
Dari uang pendidikan Rp. 3 juta, apa saja yang diperoleh siswa ?

  1. Mendapat pelajaran akting film/sinetron selama 15 x pertemuan x 3 jam (45 jam pendidikan) dari sutradara, produser dan aktor film terkenal.
  1. Mendapat Sertifikat  tanda lulus belajar di SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS.
  1. Alumni SEKOLAH AKTING FILM AKSINEAS akan menjadi keluarga besar MENEJEMEN DREAMLINE  (harus melalului tes khusus)  untuk diarahkan dan disalurkan ke dunia film/sinetron dengan aturan main yang akan disipakati oleh kedua pihak.
  1. Dengan bergabung dengan DREAMLINE, menejemen akan membuat CV/Porto Folio siswa dalam bentuk Buku/album Video Presentasi, Unjuk kebolehan akting siswa dalam bentuk DVD. Upaya ini sangat berguna untuk urusan “casting” alumni ke berbagai PH dan perusahaan Film. DVD ini juga boleh dimiliki alumni sebagai dokumentasi pribadi yang cukup layak untuk dikenang dalam jangka panjang.

JADWAL BELAJAR
KELAS BASIC : 15 x pertemuan, 45 jam materi,
tiap hari  Minggu pkl. 10.00 s.d 16.00 WIB .
KELAS INTE
KELAS INTERMEDIATE : 13 x pertemuan, 39 jam materi,
termasuk Praktek Shooting yang melibatkan siswa sebagai pemain.
Waktunya atas kesepakatan peserta dan Aksineas!


GRAHA AKSINEAS
STUDIO  : Blok F. No. 11, Ruko Sentra Eropa, Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat 16900.
Phn. 021-84976035, 36536533, 08129086288, www.aksineas.com